Rabu, 14 April 2010

BAB VI PROBLEMATIKA UMAT

Keadaan muslim saat ini memanglah hina dan berada di bawah kekuasaan musuh-musuh Islam. Muslim sebagai umat yang terbaik dan mulia ternyata tidak lagi tampak kemuliaannya di tengah manusia lain, bahkan tampak semakin terpuruk sebagai hasil keadaan jahiliyah yang semakin merajalela saat ini.
Umat Islam kehilangan kebanggaan akan peradabannya dan menjadi pengekor setia peradaban Barat. Kondisi ini membuat krisis keyakinan, kebingungan yang menyerang pikiran manusia. Sayangnya umat Islam asyik masuk terjebak candu peradaban Barat dan menutup mata bahwa umat Islam pernah jaya dan menjadi rujukan peradaban dunia. Secara umum terdapat dua faktor penyebab kemunduran umat Islam dewasa ini, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor Internal 
 Umat Islam lupa akan dirinya (QS. Ali-Imran : 110 dan QS. Al Hasyr : 19).
 Dilihat dari kemajuan materi. Umat Islam masih menjadi umat yang bergantung pada bangsa lain. Hal ini dikarenakan umat Islam belum mampu menjadi produsen dan hanya mampu menjadi konsumen.
 Umat Islam menyia-nyiakan kekuatan nya (QS. Al ‘Alaq : 1-5 dan QS. Ash Shaf : 2-3).
 
Faktor Eksternal (Ghazwul Harbi/Perang fisik, Ghazwul Fikri/Perang pemikiran, Ghazwul Tsaqofi/Perang kebudayaan, Ghazwul Isti’mary/Perang Penjajahan)
1. Menghancurkan khilafah Islamiyah turki utsmany dan menghancurkan persatuan umat Islam.
2. Memusnahkan Al Qur’an dan membuat umat Islam ragu akan agamanya.
3. Merusak akhlak dan hubungan mereka dengan Allah SWT.
4. Membangun sistem politik di dunia Islam.
5. Merintangi umat Islam untuk maju dalam industri dan tetap menjadikan mereka sebagai konsumen.
6. Merusak moral wanita dan menyebarluaskan penyelewengan sex melalui media informasi dan seni.

Solusinya 
1. Kebangkitan pemikiran.
2. Kebangkitan perasaan dan emosi.
3. Kebangkitan amal dan perilaku.
4. Kebangkitan peran wanita Islam.
5. Kebangkitan pemuda.
6. Kebangkitan global (QS. Al Anbiya : 92).

Fenomena kebangkitan umat Islam ini pada dasarnya tidak akan berjalan dengan baik dan solid jika tidak ada pembinaan yang bekelanjutan terhadap umat Islam itu sendiri ( tarbiyah Islamiyah yang kontinue). Hal ini dikarenakan serangan-serangan penentang Islam akan datang kapan saja pada saat umat Islam lengah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar